Training Dasar Organisasi, LDK Mizan

Assalammu'alaikum akhi ukhti pembaca setia blog sekalian ...
Minggu 28 April kemarin diselenggarakan Training Dasar Organisasi oleh LDK Mizan Poltekkes Kemenkes Palembang. TDO ini dilakukan guna membentuk persepsi juga pandangan calon anggota baru LDK selanjutnya tentang keorganisasian. Acaranya dimulai pukul 08.00 wib sampai selesai (pukul 16.30 wib). Seru? Sangat seru! Pembicara di pagi hari terdiri dari seorang ustadz dan seorang Psikolog. Namun, waktu mentoring mereka berdua tidak dibarengi dalam waktu dan situasi yang bersamaan. Untuk pukul 08.00 wib diisi oleh seorang ustadz dan jam 10.00 wib barulah seorang Psikolog memberikan materinya.
keduanya memberikan materi yang berbeda dan belum pernah saya dapatkan sebelumnya selama saya mengikuti mentoring materi dimanapun. Entah apa yang membedakannya dan membuat hari itu tampak istimewa padahal esoknya adalah Ujian Tengah Semester untuk semester 2. Gelisah? Ada memang. Tapi ketika melihat kakak-kakak pengurus LDK yang sebagian besar menginjak semester akhir, masih aktif mengurusi kepengurusan baru ini, ada semangat tersendiri muncul. Adapun yang semakin menguatkan dan meyakinkan yang dikatakan oleh ustadz Yusuar Hidayatullah,
"Semuanya di sini berkumpul atas kecintaan kita kepada Allah."
Dan tambah betahlah saya di ruangan auditoriom atau serba guna direkorat Poltekkes Kemenkes Palembang  waktu itu meski slide patologi yang subhanallah tebalnya sudah memanggil untuk dibaca. (Kegalauan UTS)

Picture 1. Iseng-iseng kreasi T.D.O

Lanjut ke pemateri kedua oleh Kak Irpan sanjaya, seorang psikolog. Materi yang disampaikan mengenai POAC yang kalau saya pribadi sudah disampaikan di kelas lewat ceramah bu Mardiana di mata kuliah Manajemen Dasar (semester 2). Tapi, bedanya di sini, kami disuruh membentuk kelompok yang oleh beliau sendiri dipilih menjadi lima kelompok. 4 kelompok akhwat dan 1 kelompok ikhwan. Beliau menginstruksikan untuk membuat pesawat yang siap luncur yang ketika di lempar akan mengenai dinding di seberang sana yang lumayan jauh.
Saya dan teman-teman yang bergabung di dalam kelompok 2, langsung berdikusi untuk membuat pesawat yang dimaksud. Dengan tujuan agar pesawat sampai di dinding seberang sana, maka kami membuat pesawat dengan bentuk yang berbeda, yakni bola-bola kertas yang sudah disediakan oleh beliau. Nama pesawat kami, kami beri nama 'Muslimah Air' dengan lambang cinta kami selipkan di dalamnya. Dari 7 buah bulatan yang kami buat, ada 4 buah 'pesawat' yang mengenai dinding dan di antara ke empat kelompok akhwat, kami menjadi kelompok yang unggul. Tapi, sayangnya kelompok ikhwan tidak mau kalah dan akhirnya posisi kami seimbang. Dan jadilah penentu kelompok mana yang menang adalah kakak panitia, pengurus LDK. Guna penentuan itu, salah satu perwakilan kelompok mendeskripsikan makna dari pembuatan pesawat tersebut dan juga berusaha mempengaruhi kakak tingkat untuk memilih kelompok 2 (akhwat) atau kelompok 5 (ikhwan). Dan diputuskanlah pemenangnya adalah kelompok 5 (ikhwan). Kami hargai kemenangan mereka, karena selain pembawaan perwakilan mereka yang tegas dan meyakinkan dalam pendeskripsian usaha mereka, Kak Irpan juga bilang bahwa ikhwan memang pantas untuk menjadi pemimpin. :)
***
Picture 2. Foto bersama ukhti Bella di Masjid Sewaktu Ishoma

Pukul 12.45 wib. Makan siang. Disediakan nasi kotak berisikan nasi, sambel, sayur kacang panjang, dan ayam bakar beserta ulamnya. Setelah makan siang dan sholat zuhur, ketua LDK, kak Rian, mengumumkan setelah ishoma ini akan dikumpulkan setiap calon anggota LDK untuk memasuki ruangan berdasarkan biro yang disebutkan oleh kak Rian. Saya yang memilih Humas dan Kemuslimahan, tidak menyangka dimasukkan atau kata lain dipercaya memasuki biro KPSDM atau Kaderisasi Pembentuk Sumber Daya Manusia. Saya dan 'twin' saya, Bella, memasuki ruangan Kaderisasi bersama akhwat dan ikhwan lainnya. Saya yang kira kaderisasi awalnya orang yang bertampang serius, ternyata berbalik. Semuanya berwajah ramah dan mempunyai humor yang tinggi.

Picture 3. Nama-nama Anggota Kaderisasi
(sebenarnya banyak cuma sisanya-kabarnya-ketiduran di Muhola)


Acara selesai dengan pembacaan proker (program kerja) masing-masing biro dan ditutup langsung oleh ketua pelaksana, Kenli dari jurusan Farmasi (kocak sumpah nih anak -__-).
***
Sebelum pulang, berfoto dulu :)
Picture 4. Bersama Ukhti Bella (kiri) di Direktorat


Picture 5. Rombongan Haji eh Rombongan Gizi
Picture 6. Ukhti Renti, Ukhti Bella, dan Saya

Sekian...
Wassalammu'alaikum... :) :)


My Instagram

Made with by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates