Jangan Remehkan Gejala Mata Kering! Pakai Insto Dry Eyes Mata Kembali Bening


"Duhai. Ternyata, pada setiap mata ada kejernihan. Di sana kau bisa melihat jiwa. Jiwa yang mulia. Tak bisa melihatka h kau? Itu lantaran manusia tersandung pada segala yang membingkai mata. Orang sibuk melihat apa yang di seputar mata, dan tak bisa mencapai yang utama"
(Ayu Utami, Maya)


***

Adalah sepenggal kalimat untuk membuka paragraf terbaru di postingan ini tentang mata, tentang betapa mata memiliki kejernihan tersendiri untuk melihat dunia. Sayangnya kejernihan itu berbatas karena minus bersarang mataku. Meski bayangan yang terlihat tampak namun tak begitu jelas karena buram dan perlu menyipitkan mata terlebih dahulu untuk menjelaskan siapa/apa yang dilihat dalam jarak yang cukup jauh. Belum lagi sinaran yang terpancar dari benda elektronik yang menambah beban mataku--layar laptop, smartphone, televisi.
Picture 1. Digital Activity

Namun, tuntutan pekerjaan dan gaya hidup tak mampu memisahkan aku dari ketiganya. Bagiku, ketiganya adalah benda mati yang saling melengkapi dan tak pernah ada habisnya. Saat laptop/komputer dan televisi mati akibat listrik padam, ada smartphone di genggaman yang bisa dijadikan tempat untuk mengetik dan untuk menonton. Saat smartphone kehabisan daya baterai, waktu men-charge-nya bisa digunakan untuk menonton televisi atau drama yang sudah di-download di laptop. Jadi, tak ada alasan untuk bisa lepas dari ketiganya bagi jiwa-jiwa yang lebih senang duduk berdiam diri di rumah dibandingkan pergi keluar. 
  








Asiknya dunia maya menyebabkan setiap detik setiap menit selalu disempatkan untuk membuka laptop dan menatap layar smartphone. Di antara ketiga benda itu, smartphone adalah benda yang paling sering aku gunakan. Smartphone memiliki daya tarik yang tak bisa dijelaskan padahal aku sendiri sudah tahu isinya pasti itu-itu saja. Buka tutup aplikasi sosial media, buka tutup games, dan berakhir pada tutup mata untuk tidur karena kelelahan. Intensitas tidurku semakin sering semenjak menggunakan kacamata dan penggunaan smartphone yang tak kenal waktu. Sebelumnya aku belum mengerti kenapa akhir-akhir ini mataku sering terasa berat dan lelah namun saat dipejamkan, raga tidak mau tidur. Alhasil karena terlalu memaksa untuk tidur, aku bangun dengan keadaan yang tidak segar dan kepala pusing. 


Picture 2. Insto dan Dunia Kecilku

Karena sering lelah dan merasa ingin tidur terus, aku sempat mengecek darahku. Apakah terjadi peningkatan gula darah atau malah Haemogolobin-ku rendah? Ternyata semua angka bernilai normal. Masih menjadi misteri kenapa aku sering merasa kelelahan dan mengantuk tapi tidak bisa tidur. Sempat terpikir untuk di-ruqiyah. Takutnya nanti ada gangguan jin, pikirku. Tapi kuurungkan niat setelah membaca artikel di http://insto.co.id/. Gejala-gejala yang aku alami selama ini ternyata merupakan bagian dari  gejala mata kering.










Pernah dengar istilah Mata Sepet, Mata Pegel, dan Mata Perih? Ketiganya sering kali hadir saat kita beraktivitas dengan bantuan alat elektronik kita seperti mengetik pekerjaan di laptop, menonton acara di televisi, dan berselancar di dunia maya lewat smarpthone atau tablet. Ditambah lagi bagi yang lebih suka beraktivitas di dalam ruangan dengan full AC, dapat dipastikan akan sering mengucek-ucek mata. Banyak yang terlalu meremehkan ketiga gejala mata tersebut--termasuk aku--sehingga tidak menyadari kalau ketiganya merupakan gejala dari mata kering. Semenjak diserang mata kering, penggunaan smartphone semakin berkurang, terkhususnya pada game-game online yang tak pernah ada habisnya.

Mata kering merupakan suatu kondisi dimana produksi air mata kita berkurang. Penyebabnya bisa beragam salah satunya diakibatkan tingginya aktivitas kita di layar yang menghasilkan radiasi. Kalau produksi air mata berkurang, alhasil tidak mampu melumasi mata kita.

Picture 3. Penyebab Gejala Mata Kering
Akibat yang ditimbulkan dari mata kering dapat mempengaruhi hampir seluruh aktivitas tubuhku. Minusku bertambah, waktuku menjadi tidak produktif, badan kelelahan, hingga peningkatan berat badan yang tak terkontrol. Banyak hal yang mesti diperbaiki, salah satunya dengan meneteskan si kecil Insto Dry Eyes di kedua mataku.










Semakin dewasa, semakin banyak waktu kita habiskan untuk sebuah pekerjaan. Raga ini sudah dipersiapkan sejak sekolah dahulu dengan memikul tugas yang banyak dan berat. Intensitas bertemu dengan orang-orangpun semakin berkurang karena pekerjaan yang kini dihadapkan pada benda mati. Benda mati yang berefek pada kesehatan benda hidup, tepatnya. Sekecil matapun sering menjadi imbasnya. Pegal, perih, sepet. Hal utama yang dilakukan hanyalah mengucek-ucek mata agar mengurangi kepegalan, perih, sepet, dan gatalnya. Tapi aku paham kalau mengucek mata hanya akan menambah perih mata, oleh karenanya aku sedia Insto Dry Eyes untuk membantu mengurangi gejala mata kering.


Picture 4. Cara menggunakan dan menyimpan Insto Dry Eyes

 


Insto Dry Eyes mengandung bahan aktif Benzalkonium chloride dan Hydroxypropyl methylcellulose yang dapat memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan mata, dan meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata. Selain meneteskan Insto Dry Eyes, beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah dan mengurangi keparahan mata kering lho seperti rajin mengedip-edipkan mata, mengurangi intensitas kegiatan mata di hadapan layar komputer/laptop, smartphone, dan televisi seperti olahraga meregangkan tubuh, lalu last but not least mengkonsumsi air putih.

Nah, cara agar mata tak mudah kering ternyata mudah bukan? Aku juga jadi semakin peduli dengan kesehatan mataku. Cukup minus saja yang merenggut kebahagiaanku untuk melihat indahnya dunia luas tanpa berbingkai. Dengan Insto Dry Eyes, aku tak perlu lagi merasakan lelah dan kantuk luar biasa sehingga pekerjaanku semakin produktif, waktuku semakin berharga, dan kesehatan tubuhku yang lain jadi lebih terkontrol. Mata Kering, Mata Sepet, Mata Pegel, Mata Perih, Mata Lelah, Bye!




Dan yang jelas, mata kering bye-bye

------------------------------------------------
Sumber pustaka :
http://insto.co.id/

Sumber foto
http://khimarbiru.com

Sumber gambar kartun
gallery.coloringcrew.com/
sccpre.cat
phontekno.blogspot.com
 

My Instagram

Made with by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates